Penyimpanan permanen dengan arsitektur jaringan terdistribusi secara global. Akselerasi pemuatan untuk aset digital Anda.
Mulai Upload FileJaringan pengiriman konten (CDN) adalah jaringan server yang saling berhubungan dan mempercepat pemuatan halaman web untuk aplikasi yang membutuhkan banyak data. CDN merupakan singkatan dari content delivery network (jaringan pengiriman konten) atau content distribution network (jaringan distribusi konten).
Saat pengguna mengunjungi situs web, data dari server situs web tersebut harus melintasi internet untuk mencapai komputer pengguna. Jika lokasi pengguna jauh dari server tersebut, pemuatan file besar akan memakan waktu yang lama, seperti video atau gambar situs web. Sebaliknya, konten situs web disimpan di server CDN yang secara geografis lebih dekat ke pengguna dan mencapai komputer pengguna dengan lebih cepat.
Tujuan utama jaringan pengiriman konten (CDN) adalah untuk mengurangi latensi, atau mengurangi penundaan komunikasi yang dibuat oleh desain jaringan. Karena sifat internet yang global dan kompleks, lalu lintas komunikasi antara situs web (server) dan penggunanya (klien) harus melewati jarak fisik yang jauh. Komunikasi tersebut juga bersifat dua arah, dengan permintaan dari klien ke server serta respons balik.
CDN meningkatkan efisiensi dengan memperkenalkan server perantara antara klien dengan server situs web. Server CDN ini mengelola beberapa komunikasi klien-server. Server CDN mengurangi lalu lintas web ke server web, mengurangi konsumsi bandwidth, dan meningkatkan pengalaman pengguna aplikasi Anda.
Jaringan pengiriman konten memberikan banyak manfaat yang meningkatkan performa situs web dan mendukung infrastruktur jaringan inti.
Lalu lintas situs web dapat menurun jika waktu unggah halaman Anda terlalu lambat. CDN dapat mengurangi rasio pentalan dan meningkatkan waktu yang dihabiskan pengguna di situs Anda.
Setiap permintaan situs web menggunakan bandwidth jaringan. Melalui caching dan optimasi lainnya, CDN mengurangi jumlah data dari server asal, memangkas biaya host secara signifikan.
Layanan CDN dapat menangani lebih banyak lalu lintas web dan mengurangi beban server. Jika server CDN offline, server lain akan menggantikannya untuk memastikan layanan tidak terganggu.
CDN dapat menangani lonjakan lalu lintas palsu dari serangan DDoS dengan mendistribusikan beban di antara beberapa server perantara, mengurangi dampak mematikan pada server asal.
Teknologi jaringan pengiriman konten muncul pada akhir 1990-an dengan fokus pada pengiriman konten yang lebih cepat melalui internet:
Layanan CDN generasi pertama fokus pada prinsip jaringan dari manajemen lalu lintas jaringan cerdas dan pusat data untuk replikasi.
Muncul sebagai tanggapan atas hadirnya layanan streaming audio dan video. Teknologi ini berkembang memecahkan tantangan baru pengiriman konten seluler melalui komputasi cloud dan jaringan peer-to-peer.
Masih terus berkembang. Fokusnya sekarang adalah komputasi edge—mengelola konsumsi bandwidth menggunakan perangkat pintar. Jaringan edge otonom mungkin merupakan langkah berikutnya dalam teknologi CDN.
Jaringan pengiriman konten (CDN) dapat mengirimkan dua tipe konten:
Jaringan pengiriman konten bekerja dengan menetapkan titik kehadiran (POP) atau grup server edge CDN di beberapa lokasi geografis. Ini bekerja berdasarkan tiga prinsip utama:
Proses menyimpan banyak salinan dari data yang sama untuk akses data yang lebih cepat. Cara kerjanya:
Pengurangan waktu respons untuk konten dinamis. Karena konten terus berubah, CDN mengoptimalkan koneksi antara mereka sendiri dengan server asal menggunakan rute cerdas dan mempertahankan koneksi tepercaya yang berkelanjutan sehingga bebas latensi.
Anda dapat memprogram server edge CDN untuk melakukan komputasi logis. Misalnya:
Beberapa contoh kasus penggunaan nyata yang meningkatkan fungsi situs web normal dan kepuasan pelanggan: